Belakangpadang
Belakangpadang adalah sebuah kecamatan tertua di Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. Kononnya sebelum Batam itu seperti saat ini ternyata dahulunya Belakangpadang digunakan sebagai pusat kecamatan untuk pulau-pulau kecil di sekitar Batam tetapi karena luasnya yang terbatas, Pulau Belakangpadang tidak berkembang sehingga pusat kecamatan dipindahkan ke Pulau Batam. Tidak ada literature yang jelas yang dapat menjadi rujukan dari mana nama Belakangpadang itu diambil. Yang jelas Belakangpadang merupakan kecamatan tertua yang ada di Kota Batam.
Pulau yang dijuluki peduduknya PULAU PENAWAR RINDU ini. Terdiri dari penduduknya yang heterogen dan sebahagian besar merupakan pendatang dari beberapa daerah di Indonesia. Pulau kecil ini di bagi menjadi beberapa kelurahan yang di huni oleh beberapa suku seperti suku Jawa yang umumnya bertempat tinggal di kelurahan Sekanak Raya tepatnya di Kampung Jawa, suku Padang yang bertempat tinggal di Kampung Tengah, suku Bugis yang bertempat tinggal di Kampung Bugis, suku Flores yang bertempat tinggal di Dapuraarang, suku Melayu yang bertempat tinggal di kampung Tanjung, dan daerah pasar yang banyak di huni oleh warga Tionghoa.
Kecamatan Belakangpadang merupakan salah satu kecamatan terbesar di Batam yang mempunyai 6 kelurahan / desa : Kelurahan Tanjung Sari , Kelurahan Sekanak Raya, Desa Pemping, Desa Kasu , Desa Pecung dan Desa Pulau Terong. Ada 55 pulau-pulau kecil yang masuk dalam wilayah kecamatan Belakang padang : Pulau Belakangpadang, Pulau Sambu, Pulau Dendang, Pulau Lengkanak, Pulau Meriam, Pulau Tolop, Pulau Suwe, Pulau Air Manis, Pulau Jagung, Pulau Sekilak, Pulau Leroi, Pulau Layangbesar, Pulau Suba, Pulau Nirup, Pulau Mercanbesar, Pulau Sarang, Pulau Semakau, Pulau Serapat, Pulau Negeri, Pulau Penyalang, Pulau Bertam, Pulau Lingke, Pulau Padi, Pulau Bakau, Pulau Pemping, Pulau Labumbesar, Pulau Labumkecil, Pulau Kasu, Pulau Batuampar, Pulau Lumba, Pulau Seicedung, Pulau Pelangi, Pulau Ketapah, Pulau Katung, Pulau Buntung, Pulau Tandut, Pulau Panjang, Pulau Sali, Pulau KepalaJeri, Pulau Ladang, Pulau Pecung, Pulau Dandan, Pulau Cumin, Pulau Semukir, Pulau Santo, Pulau Bayan, Pulau Paloikecil, Pulau Paloibesar, Pulau Terong, Pulau Telukbakau, Pulau Telan, Pulau Ketumbar, Pulau Kepalagading, dan Pulau Geranting. Dari ke 55 Pulau Belakangpadang diatas ada sebahagian pulau yang belum ditempati oleh penduduknya
Berdasarkan tulisan diatas jelas bahwa pulau Belakangpadang ini menggambarkan keadaan Negara Indonesia yang kaya akan suku bangsa dan budaya. Namun yang sangat disayangkan mengapa pulau yang berjuluk Pulau Penawar Rindu ini lambat sekali maju ?
Categories:
